Monday, May 9, 2011

Independent from Prague: Watchsculptures W&F



Martin Weichert

W&F (dari kata Wei & Friends) sebuah atelier independent kecil yang didirikan oleh designer/watchmaker Martin Weichert di kota Praha, Republik Ceko. Arloji Hand-made dengan desain dasar yang simpel.


Arloji model Pure 101.01. Arloji pertama kali yang dikeluarkan oleh W&F, fitur antishock, dial vitreous enamel warna putih dan desain jarum unik dengan finishing blued steel. Edisi limited edition 27 pcs saja.


Dial dibuat secara tradisionil yang rumit, dasar dial dari logam diberi lapisan serbuk kaca (enamel) kemudian dibakar pada suhu 800 derajat Celcius sehingga menyatu.


Inovasi desain illuminasi, sehingga dial tampak bersih tidak terlihat adanya indeks pada dial.


Indeks dengan bahan luminasi terletak tersembunyi di bawah bezel (lihat gambar diatas). Sinar (terlihat 3 buah garis sejajar) memantul dari dial dan akan mengisi luminasi pada indeks tersembunyi, dial juga memantulkan sinar dari indeks sehingga terlihat nyala indeks pada dial.


Pilihan mesin menggunakan ETA 6498 yang dimodifikasi oleh Soprod atau oleh W&F.


Arloji model Pure 101.02. Dial enamel warna hitam dengan tekstur 'moon dust'.


Posisi crown pada jam 4 untuk kenyamanan.


Desain lug yang inovatif, jarak strap dan case yang sangat dekat untuk kenyamanan dan dapat menggunakan strap berbagai ukuran dari 20-22-24mm.

- www.wf-atelier.eu

Sunday, May 8, 2011

IWC and Mercedes Benz Commercial


Drive and Seek



Film pendek Mercedes Benz C-Class Coupé dengan cerita action perampok bank yang menggunakan arloji IWC Big Ingenieur 7 Days.



- www.iwc.com

Sunday, May 1, 2011

Patek Philippe Comercial


"A Mon Fils" - To My Son
Father and Son theme.


"The Time?"
Who will you be in the next 24 hours?


"10 Days"
Begin your own tradition


"Birth of a Legend"


"Star Caliber 2000"


"1976-2006: Nautilus, the legend lives on"

In the Name of Love - Montblanc Commercial




Video yang ditayangkan pada acara-acara khusus arloji Montblanc di Asia. Film dalam bahasa Mandarin dan teks Inggris dan Mandarin.

Film dengan durasi sekitar 15-menit berjudul "In the Name Of Love", menceritakan hubungan romantik dari pasangan muda yang bermula dari kunjungan ke Villeret, kota tempat Montblanc watch Institute.

Film pendek dengan aktor bintang populer dari China Ri Chen dan Li Yuan, dengan sutradara terkenal Teng Hua Tao.

- www.montblanc.com

Friday, April 22, 2011

Woman Watchmaker & Brands... (part III)


Chitose Masuda


Pada tahun 1999, Masuda yang telah bekerja selama 23 tahun di perusahaan Seiko dan 30 watchmaker terbaik di Jepang mengikuti Japan's National Skills Competition dan Masuda memenangkan predikat First-Class Skilled Watch Artisan of 1999 – “a god-hand”.

Terdapat 5 orang watchmaker perempuan di Master Workshop Seiko dan hanya Masuda yang mendapatkan pengakuan sebagai “God Hand”.


Masuda adalah salah satu dari sedikit watchmaker yang mampu merakit mesin jam dengan teknologi Seiko Spring Drive, teknologi yang dikembangkan dan disempurnakan oleh Seiko selama 28 tahun.


Masuda melalukan demonstrasi membongkar dan memasang kembali seluruh 416 komponen individual dari mesin jam Seiko Spring Drive pada salah satu event Seiko di tahun 2008.


Seiko Ananta Spring Drive Chronograph, arloji dengan desain yang terinspirasi dari Katana, seni membuat pedang kuno Jepang.


Mekanisme Spring Drive yang rumit dan halus. Dengan fitur Motion Glide, jarum detik bergeser/glide secara kontinyu halus sekali tidak seperti jam mekanis biasa yang bergerak tik-tik-tik.
Gerakan Gliding dapat dilihat di link: mechanism


Mesin Seiko Spring Drive 5R86
Detail cara kerja mekanis Spring Drive dapat dilihat di link: Seiko Spring Drive

- www.seiko-ananta.com

Thursday, April 21, 2011

Woman Watchmaker & Brands... (part II)


Christine Genesis


Lulus sebagai master watchmaker dari sekolah pembuat arloji di Pforzheim, Jerman. Pengalaman dalam reparasi berbagai jenis arloji komplikasi dari merek-merek terkenal dan selanjutnya membuat arloji buatannya sendiri dengan merek Genesis yang berlokasi di Hamburg, Jerman.



Koleksi arloji Genesis hand-made ini dibuat dalam jumlah terbatas. Menggunakan mesin berbasis ETA yang dimodifikasi untuk fitur antara lain large date, power reserve, day indicator dan penghalusan dan pemolesan dengan teknik circular graining dan Geneva stripes pada komponen mesin dan rotor.


Genesis Rondo, desain yang simpel dan dengan penunjuk detik yang unik.


Genesis 1, dengan penunjuk nama hari.


Genesis 2, dengan fitur big date.


Genesis 3, dengan fitur second time zone

- www.genesis-uhren.de

Monday, April 18, 2011

Hourglass....



Hourglass Ikepod by Marc Newson
Sebelah kiri adalah jam pasir 10-menitan dan yang besar adalah 60-menitan (1-jam). Jam pasir 60-menitan ini berukuran cukup besar dengan diameter 25cm, tinggi 30 cm dan berat total 9.6Kg!


Marc Newson, desainer kelas dunia yang menjadi desainer arloji/jam Ikepod.


Butiran nanoballs

Jam pasir Ikepod menggunakan jutaan nanoballs (bola-bola berukuran sangat kecil) dari stainless steel sebagai pengganti pasir.


Video Pembuatan jam pasir
Kaca jenis Borosilikat digunakan untuk membuat jam pasir ini. Kaca Borosilikat adalah kaca dengan karakteristik yang durabel, tahan tekanan dan tahan beban berat.


Sketsa Konsep

Jam Pasir - Hourglass
2 bola/bulb kaca yang tersambung secara vertikal dengan lubang kecil sehingga pasir secara perlahan-lahan mengalir dari atas ke bawah. Jika bulb bagian atas kosong maka jam dibalik untuk memulai perhitungan waktu selanjutnya.

Dinamakan hourglass karena sejarahnya digunakan untuk mengukur lama waktu "1jam/60menit". Di Indonesia disebut "jam pasir" karena mungkin biasanya jam ini berisi pasir.



Faktor yang mempengaruhi pengukuran waktu adalah banyaknya pasir, ukuran bulb, ukuran lubang, dan ukuran butiran pasir. Selain pasir umumnya digunakan serbuk dari kulit telur, serbuk marmer dan inovasi oleh Ikepod menggunakan nanoballs.

Sejarah Jam Pasir
Asal muasal jam pasir tidak cukup jelas, tidak ditemukan informasi yang cukup jelas mengenai penemuan awal dari jam pasir pertama kali yang dibuat biarawan bernama Luitprand yang mengabdi Katedral Chartes di Perancis pada abad ke-8.


Gambar dinding dari tahun 1338 yang menunjukkan seorang memegang jam pasir.

selengkapnya dapat dibaca di - wikipedia - Hourglass


Karikatur jam pasir
Pasir dari Indonesia yang bocor disedot untuk diekspor... hahaha

- www.ikepod.com